Kamis, 14 April 2011

Jati Belanda


Merupakan tanaman obat yang berfungsi menguruskan badan. Ramuan terbaru diresepkan dari daun Jati belanda(Guazauma umifolia Lamk), Kemuning(Murraya paniculata (L), Kunci pepet (Kaempferia agustifolia Rosc.)
Sifat kimia dan efekfarmakologi tanaman ini sebagai berikut :
1.Jati belanda (Guazauma ulmifolia Lamk)   
- KANDUNGAN KIMIA : Kulit : Asam,dammar,zat samak,-Tanaman/daun : zat pahit, glikose, dan lemak
 - EFEK FARMAKOLOGIS : Anti diare, astrigen, dan menguruskan badan dengan cara melarutkan lemak
2.Kemuning (Murraya paniculata (L) )
KANDUNGAN KIMIA :
  • Daun : cadinene, methyle, antharanilate, bisabolone, betha-caryophyllene,geraniol, carane 3,eugenol citronellol,me4thyl salicilate, s-quaiazulene, osthole paniculatin, coumurracyn
  • Kulit : mengandung mexotionim, 5-7-dimethoxy-8-(2,3-dihydroxyisopenthyl) coumerin
  • Bunga : scopoletin. Buah : semi-alfa-carotenone
EFEK FARMOKOLOGIS : Penenang, anti radang, menghilangkan bengkak, anti rematik, melancarkan peredaran darah,anti tiroid, mengaktifkan pembakaran lemak. Untuk pembuatan kapsul digunakan daun.
3.Kunci pepet (Kaempferia agustifolia Rosc.)
  • KANDUNGAN KIMIA : Alkaloida, saponin, flavonoida, polifenil, dan minyak atsiri.
  • EFEK FARMAKOLOGIS : Astringen, anti diare, dan anti dysentri, serta melarutkan lemak.
KONTRAKSI INDIKASI :
Untuk meningkatkan efektifitas obat ini maka selama minum obat ini sebaiknya tidak :
  • Minum pil KB
  • Minum vitamin atau tanaman obat yang merangsang nafsu makan
  • Makan makanan berlemak dan bermiyak.
  • Makan melebihi kebutuhan tubuh.
  • Makan makanan kecil yang tidak perlu.
  • Diminum tidak lebih 3 bulan

0 komentar:

Posting Komentar